
JAKARTA – Industri kecantikan Indonesia sedang berada di puncak emasnya. Dalam beberapa tahun terakhir, kita menyaksikan bagaimana brand-brand lokal melesat dengan inovasi, kualitas, dan strategi branding yang begitu kuat hingga sering disangka berasal dari luar negeri.
Dari kemasan yang premium, storytelling yang berkelas global, hingga campaign yang relevan dengan generasi muda—semua menjadi bukti bahwa brand kecantikan lokal tak lagi bisa dipandang sebelah mata.
Fakta menariknya, semakin banyak konsumen bahkan di dalam negeri yang baru menyadari bahwa brand-brand ini ternyata 100% buatan Indonesia.
Hal ini menandai fase baru dalam pertumbuhan industri kecantikan lokal: bukan hanya mengikuti tren global, tapi menjadi pemain yang ikut menciptakan tren.
Nah, berikut lima brand lokal yang sering dikira brand internasional karena kualitas dan citra global mereka:
1. Make Over
Banyak yang masih menduga bahwa Make Over adalah produk kecantikan buatan luar, padahal merk kosmetik yang satu ini asli buatan Indonesia. Brand ini berdiri sejak 2010 di bawah naungan PT Paragon Technology and Innovation, perusahaan yang juga memproduksi Wardah dan Emina.
Hingga kini, merek ini tetap populer dan terus memenuhi kebutuhan konsumen melalui beragam produk kosmetik, mulai dari foundation, bedak, palet mata, maskara, perona mata dan pipi, lipstik, hingga berbagai produk lainnya.
Dengan warna hitam matte dan tampilan desain kemasan yang elegan dan modern, memberi kesan profesional dan mewah.
Desain ini berhasil memadukan kesan premium dengan sentuhan minimalis, sehingga memperkuat citra Make Over sebagai brand lokal berkelas internasional.
2. ESQA Cosmetics
ESQA kosmetik adalah merek kosmetik vegan pertama di Indonesia yang didirikan tahun 2016. Dikutip dari Fimela, produk vegan ini tidak hanya menggunakan bahan alami atau organik, tetapi juga bebas dari bahan hewani.
Dikemas dengan nuansa rose gold, ESQA menghadirkan kesan mewah ala brand Amerika atau Eropa. Branding-nya clean dan sophisticated, membuat produk seperti cushion dan blush-nya terlihat seperti keluaran Sephora global.
Tidak hanya tampilannya yang mewah, ESQA juga menawarkan berbagai produk kecantikan, seperti cushion. Flawless Cushion Serum SPF 50+ adalah salah satu produk ESQA yang hadir dalam 10 shade sesuai dengan warna kulit orang Indonesia.
3. Secondate Beauty
Titan Tyra, seorang influencer kecantikan, dan rekannya Gitta Amelia mendirikan Secondate Beauty pada Februari 2020. Milky Gel Lip Tint, produk pertama yang dirilis pada 20 Februari 2020, langsung terjual dalam 7 menit.
Dengan pendekatan minimalis dan warm-toned ala brand Jepang atau Skandinavia, Secondate tampil dewasa, soft, dan estetik.. Campaign-nya yang penuh makna tentang self love dan real beauty membuatnya terasa sangat global minded.
4. Jacquelle Beaute
Didirikan pada akhir 2015 oleh Lianna Lie, merek ini lahir dengan mengusung konsep estetika playful dan youthful.
Dengan desain kemasan, pemilihan warna, dan storytelling yang konsisten membuat banyak orang menyangka brand ini berasal dari Korea atau Jepang.
Jacquelle menjadi merek lokal pertama yang berkolaborasi resmi dengan Disney pada tahun 2021. Kolaborasinya bersama Disney berhasil memposisikan Jacquelle setara dengan brand global.
Beberapa produk hasil kolaborasi Jacquelle dengan Disney antara lain Jacquelle Face Palette Disney Princess – Jasmine, Aurora, Ariel Edition, Jacquelle Glitter Gloss Tint with Jazzy Disney Inside Out Edition, Jacquelle Complete Me! Face Palette Disney Minnie Mouse Edition, dan masih banyak lagi.
5. Rollover Reaction
Rollover Reaction merupakan salah satu pelopor estetika indie beauty di Indonesia yang didirikan pada tahun 2016. Rollover lahir dengan vibe retro-modern, yang berbeda dari kebanyakan brand lokal.
Banyak orang mengira Rollover Reaction berasal dari Australia atau Eropa karena namanya yang unik dalam bahasa Inggris.
Sejak debutnya, Rollover Reaction telah berkembang dari lip cream hingga koleksinya mencakup berbagai kategori mulai dari cushion, browcara, liquid eye tint, luminizing stick, face mist, hingga face wipes.
Menariknya, meskipun kualitas dan konsepnya premium, merek ini tetap menawarkan harga yang terjangkau, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan tanpa harus menguras kantong.
Berangkat dari Tanah Sendiri Menuju Standar Global
Perkembangan ini membuktikan bahwa brand kecantikan lokal kini tidak hanya mampu bersaing di pasar domestik, tapi juga siap go international.
Dengan kualitas produk yang tidak kalah dari brand luar, kepekaan terhadap tren Gen Z, serta kemampuan membangun emotional connection dengan konsumen, industri kecantikan Indonesia semakin percaya diri menembus pasar global.
Fenomena ini mencerminkan transformasi industri kecantikan Indonesia semakin melejit dan mampu berdiri sejajar, bahkan bersaing, dengan merek internasional.
Hari ini, membeli brand lokal bukan lagi pilihan kedua, melainkan bentuk kebanggaan. Karena di balik kemasan cantik dan campaign memikat, ada kerja keras anak bangsa.
Setiap pembelian bukan hanya mendukung ekonomi kreatif Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan membawa nama Indonesia ke panggung dunia.
Adela Damanik