Food-Beauty, Tren Unik dari Industri Kecantikan

Ilustri produk kecantikan. Foto: Pexels/Dam Cristian Paduret

JAKARTA – Di tengah tren kecantikan yang terus berkembang, produk skincare dan makeup kini bukan lagi menjadi sekadar pelengkap penampilan, melainkan bagian dari kebutuhan. Lebih dari sekadar mempercantik wajah, keduanya hadir sebagai sarana perawatan diri sekaligus ekspresi gaya hidup.

Menariknya, industri kecantikan kali ini, menghadirkan inovasi terbaru. Salah satu tren yang kini mencuri perhatian adalah hadirnya produk kecantikan yang terinspirasi dari kuliner. Bayangkan, aroma manis dessert favorit kalian atau tampilan segar buah-buahan tropis, dihadirkan dalam kemasan skincare maupun makeup.

Produk kecantikan kini hadir dengan sentuhan unik, seperti eyeshadow palette bernuansa cokelat, lip balm dengan rasa buah-buahan, dan brush makeup bertema kopi yang menciptakan suasana hangat layaknya menikmati espresso di pagi hari.

Sejumlah merek internasional pun mulai menggunakan kuliner sebagai inspirasi utama sebagai dasar iklan mereka. Sebut saja:

  • Fenty Beauty x Ketchup by MSCHF, kolaborasi lip gloss dan saus tomat yang sukses menjadi pusat perhatian
  • Too Faced, dengan makeup beraroma chocolate, peach, hingga gingerbread yang menjadi signature sejak awal
  • Glossier, dengan Balm Dotcom rasa birthday cake dan wild fig yang mencuri hati penggemar aroma manis
  • Etude x Hershey’s, dengan eyeshadow palette yang menyerupai “cokelat batangan” manis yang bisa dipakai, bukan dimakan

Tak hanya produk internasional, brand lokal seperti:

  • Dear me Beauty x Nissin, yang mengambil inspirasi aroma dan rasa cokeklat khas Nissin
  • Polka x Chupas Chups, blusher puff yang hadir dengan tiga warna yaitu peach vanilla, popcorn toffee, dan strawberry dan cream
  • Jacquelle Beaute, dengan espresso brush yang terinspirasi dari kenikmatan kopi di pagi hari. Espresso brush memikat bukan hanya lewat desain dan storytelling, tapi juga lewat bulu selembut foam latte dan warna-warna hangat yang menenangkan.

Beauty with Feelings

Tren ini lahir dari kebutuhan generasi sekarang yang  mencari kenyamanan emosional lewat hal-hal kecil dalam keseharian.

Kalau makanan bisa menjadi bentuk self-reward dan nostalgia, makeup dengan sentuhan serupa terasa lebih personal, fun, dan pastinya mudah dibagikan ke media sosial.

Kini, produk kecantikan tidak lagi sekadar untuk dipandang, tetapi juga untuk dirasakan. Mulai dari sensasi manis, lembut, sampai hangat.

Brand kecantikan berlomba-lomba menghadirkan pengalaman multi-indra yang bukan hanya melekat di kulit, tapi juga ninggalin kesan di hati.

Pada akhirnya, kecantikan hari ini bukan sekadar soal tampil cantik, tapi juga tentang rasa yang tertinggal setelahnya.

Adela Damanik

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top