KORIKA Bangun Ekosistem Kecerdasan Artifisial yang Aman dan Berkelanjutan untuk Indonesia

AI Innovation Summit 2025. Foto: KORIKA

JAKARTA – Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial Indonesia (KORIKA) resmi meluncurkan 10 Program Prioritas sebagai fondasi baru penguatan ekosistem kecerdasan artifisial (KA) nasional dalam forum AI Innovation Summit (AIIS) 2025 yang digelar di Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Langkah ini menandai penguatan strategis dari Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (Stranas KA) menuju Peta Jalan KA Indonesia sebagai kesinambungan arah kebijakan sekaligus jawaban atas tantangan baru dalam tata kelola, etika, dan keamanan AI.

Etika sebagai fondasi kecerdasan artifisial

KORIKA menekankan pentingnya Peraturan Presiden tentang Etika Kecerdasan Artifisial (Perpres Etika KA) sebagai landasan agar pengembangan AI di Indonesia tetap sejalan dengan nilai bangsa: adil, transparan, berpihak pada manusia, dan menjaga kedaulatan.

“Kecerdasan artifisial harus dikembangkan dalam koridor etika yang kuat, agar setiap pemanfaatannya berpihak pada manusia dan menjaga nilai keadilan serta kedaulatan bangsa,” ujar Presiden KORIKA, Prof. Dr. Hammam Riza, dalam keterangan pers, Selasa (16/9/2025).

Pilar penting lainnya dari AI yang etis adalah inklusivitas. AI tidak boleh memperburuk ketimpangan yang ada, melainkan harus menjadi jembatan menuju kesetaraan dan aksesibilitas yang lebih besar.

Kerangka kerja UNESCO menekankan bahwa AI harus melayani setiap orang, terlepas dari latar belakang sosial atau ekonomi. Keberagaman Indonesia memberikan tantangan unik sekaligus peluang berharga.

Dengan menanamkan inklusivitas ke dalam sistem AI, kita dapat memastikan bahwa AI mencerminkan dan melayani semua komunitas, baik dari perkotaan, pedesaan, dan masyarakat adat. Ini adalah kesempatan bagi Indonesia untuk memimpin dengan memberi contoh, menciptakan AI inklusif yang menghormati dan merayakan warisan budaya yang kaya.

Sebagaimana “Bhinneka Tunggal Ika” mengingatkan kita bahwa persatuan dalam keberagaman adalah visi yang kuat untuk AI yang etis.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem KA nasional, KORIKA memperkenalkan AI Safety Institute Indonesia (AISII) yang beroperasi di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

AISII hadir sebagai pusat rujukan nasional dan internasional dalam isu keselamatan, tata kelola, serta mitigasi risiko kecerdasan artifisial.

10 Program Prioritas KORIKA

Program prioritas yang diluncurkan mencakup:

  1. AI Safety Initiative: Mengembangkan kerangka tata kelola etis AI yang komprehensif untuk memastikan pengembangan AI yang aman dan bertanggung jawab di Indonesia.
  2. Revisi Strategi Nasional AI 2025‒2030: Memperbarui roadmap nasional dengan target kontribusi AI sebesar Rp.366 miliar terhadap PDB (sekitar 25%) hingga 2030.
  3. Landscape AI Indonesia: Pemetaan komprehensif perusahaan dan startup AI nasional, mencakup Computer Vision, Natural Language Processing, Machine Learning, dan Predictive Analytics.
  4. AI Innovation Summit: Platform tahunan untuk kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antara stakeholder ekosistem AI Indonesia dan internasional.
  5. LLM Merah Putih: Pengembangan model bahasa besar berbasis bahasa Indonesia untuk mendukung kedaulatan digital dan preservasi budaya lokal.
  6. GPT for Campus: Inisiatif demokratisasi akses teknologi AI untuk institusi pendidikan tinggi guna mendorong inovasi dan penelitian.
  7. Use Case AI Innovation: Implementasi solusi AI praktis dengan memanfaatkan data BMKG untuk sektor energi, kesehatan, dan pertanian melalui kolaborasi dengan BRIN.
  8. International AI Innovation Scientific Conference: Forum ilmiah internasional untuk memperkuat posisi Indonesia dalam komunitas riset AI global.
  9. AI Training, Workshop, dan Internship: Program capacity building dengan 2 batch Training of Trainers (ToT) yang menargetkan 4.000 peserta untuk memperkuat SDM AI nasional.
  10. AI Infrastructure: Pembangunan infrastruktur dasar AI yang mencakup pusat data nasional dengan GPU berkinerja tinggi, platform pengembangan AI, dan jaringan data berkecepatan tinggi untuk mendukung ekosistem AI yang mandiri dan berkelanjutan.

Launching produk dan inisiatif KORIKA di AIIS 2025

Dalam momentum AIIS 2025, KORIKA juga meluncurkan berbagai produk dan inisiatif strategis:

  1. Peta Jalan AI Indonesia: Roadmap komprehensif pengembangan ekosistem AI nasional yang menjadi panduan strategis jangka panjang.
  2. Buku Use Case AI Indonesia: Publikasi yang mendokumentasikan implementasi AI terbaik di berbagai sektor untuk menjadi referensi praktis bagi pelaku industri.
  3. KChat: Platform komunikasi berbasis AI yang dikembangkan khusus untuk mendukung kolaborasi dalam ekosistem AI Indonesia.
  4. Domain AI.id: Peluncuran domain nasional khusus untuk memperkuat identitas digital ekosistem AI Indonesia.
  5. AI Safety Institute Indonesia (AISII): Institusi keselamatan AI pertama di Indonesia yang beroperasi di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Digital.
  6. International Conference OCOCOSDA: Konferensi internasional yang memposisikan Indonesia sebagai tuan rumah forum ilmiah AI terkemuka di kawasan Asia-Pasifik.
  7. Train for Trainer AVPN: Program pelatihan pelatih dalam kemitraan dengan Asian Venture Philanthropy Network untuk memperkuat kapasitas SDM AI.
  8. Data Center KORIKA di Area31: Fasilitas pusat data canggih yang menjadi tulang punggung infrastruktur komputasi AI nasional.

Komitmen berkelanjutan

Melalui 10 Program Prioritas ini, KORIKA menegaskan komitmen membangun ekosistem KA Indonesia yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aman, etis, dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya: Hisense Resmi Jadi Global Official Sponsor FIFA World Cup 2026

Indonesia menunjukkan kepemimpinan dalam pengembangan AI yang bertanggung jawab dan berpihak pada kepentingan nasional serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Sekilas KORIKA

Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial Indonesia (KORIKA) adalah orkestrator ekosistem AI nasional yang menghimpun pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan media.

KORIKA memimpin pengembangan ekosistem KA yang etis, aman, inklusif, dan berkelanjutan sebagai pilar Indonesia menuju negara digital yang berdaya saing global.

Rasinesia

1 komentar untuk “KORIKA Bangun Ekosistem Kecerdasan Artifisial yang Aman dan Berkelanjutan untuk Indonesia”

  1. Pingback: Wacom Memperkenalkan Wacom One 14 Pen Display Baru Sebagai Awal yang Mudah untuk Kreativitas Digital – Rasinesia

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top