
JAKARTA – Album The Life of a Showgirl milik Taylor Swift menutup tahun 2025 sebagai album paling populer di Amerika Serikat. Hal ini berdasarkan data akhir tahun yang dirilis pada Selasa (14 Januari) oleh Luminate, perusahaan pelacak atau analitik data industri musik.
Dilansir dari Billboard, pencapaian ini menandai keempat kalinya Taylor Swift menduduki posisi puncak album akhir tahun versi Luminate, setelah sebelumnya meraih gelar serupa melalui The Tortured Poets Department (2024), 1989 (2014), dan Fearless (2009).
Sementara itu, lagu yang paling banyak diputar melalui layanan audio on-demand sepanjang 2025 adalah Ordinary milik Alex Warren. Adapun lagu yang paling sering diputar di radio Amerika Serikat adalah Die With a Smile hasil kolaborasi Lady Gaga dan Bruno Mars.
Pertumbuhan konsumsi musik di Amerika Serikat
Total konsumsi musik di Amerika Serikat yang diukur berdasarkan unit album ekuivalen audio meningkat sebesar 4,8 persen sepanjang 2025 (data lengkapnya dapat dilihat dalam Luminate’s 2025 Year-End Music Report).
Luminate juga merilis daftar 10 album teratas akhir tahun 2025, beserta berbagai peringkat tahunan lainnya dan angka-angka volume industri musik.
Unit album ekuivalen yang digunakan Luminate mencakup tiga komponen utama, yakni penjualan album fisik dan digital, track equivalent albums (TEA), serta streaming equivalent albums (SEA). Satu unit album ekuivalen setara dengan satu album terjual atau 10 lagu terjual dari satu album, atau 3.750 streaming audio dan video resmi berbasis iklan, atau 1.250 streaming audio dan video resmi berbayar dari lagu-lagu dalam satu album.
Baca Selengkapnya: Taylor Swift Rilis Dokumenter dan Film Konser “The Eras Tour” di Disney+ 12 Desember Mendatang
Perhitungan unit album ekuivalen ini tidak memasukkan streaming konten buatan pengguna (user-generated content/UGC) dalam pemeringkatan album, meskipun UGC tetap dihitung dalam data volume industri Luminate. Selain itu, konsumsi melalui radio siaran dan radio digital—termasuk siaran terprogram yang berada di bawah regulasi DMCA—tidak termasuk dalam penghitungan unit album ekuivalen.
Seluruh angka yang disebutkan dalam laporan ini telah dibulatkan dan hanya mencerminkan konsumsi musik di Amerika Serikat. Periode pelacakan data tahun 2025 berlangsung dari 3 Januari 2025 hingga 1 Januari 2026.
Luminate sendiri mulai melacak penjualan musik sejak 1991, ketika perusahaan ini masih bernama SoundScan. Data penjualan, streaming, dan pemutaran radio dari Luminate digunakan sebagai dasar penyusunan tangga lagu mingguan Billboard.
Sorotan data akhir tahun Luminate 2025
Beberapa poin penting dari laporan akhir tahun Luminate 2025 antara lain:
- The Life of a Showgirl menjadi album nomor satu akhir tahun 2025 versi Luminate di Amerika Serikat. Ini merupakan gelar keempat Swift sebagai pemuncak album akhir tahun dan yang kedua secara berturut-turut.
-
Taylor Swift menjadi satu-satunya artis dalam sejarah Luminate (1991–sekarang) yang memiliki sedikitnya tiga album berbeda sebagai album nomor satu akhir tahun.
-
The Life of a Showgirl juga menjadi album terlaris 2025 berdasarkan penjualan murni, serta mendominasi penjualan format CD, vinyl, kaset, dan unduhan digital.
-
Untuk pertama kalinya sejak Luminate mulai menggunakan unit album ekuivalen pada 2014, dua album berhasil melampaui 5 juta unit dalam satu tahun kalender, yakni The Life of a Showgirl (5,607 juta unit) dan I’m the Problem milik Morgan Wallen (5,125 juta unit).
-
Album soundtrack The KPop Demon Hunters menutup tahun di posisi keempat, menjadi soundtrack dengan peringkat tertinggi sejak 2018.
-
Konsumsi album audio di Amerika Serikat meningkat 4,8 persen sepanjang 2025.
-
Streaming audio on-demand menyumbang 85 persen dari total konsumsi album audio, sementara penjualan album murni menyumbang 14 persen dan penjualan lagu hanya 1 persen.
-
Jumlah streaming audio on-demand di Amerika Serikat meningkat 4,6 persen.
-
Lagu Ordinary milik Alex Warren menjadi lagu paling banyak diputar secara on-demand dengan total 746,2 juta streaming.
-
Satu dari empat streaming audio on-demand berasal dari genre R&B/hip-hop.
-
Penjualan album vinyl meningkat untuk tahun ke-19 berturut-turut, naik 8,6 persen menjadi 47,9 juta kopi terjual.
-
Setengah dari total album yang terjual di Amerika Serikat merupakan format vinyl.
-
Lebih dari 40 persen album vinyl dijual melalui toko musik independen.
-
Satu dari tiga album CD dibeli melalui situs e-commerce.
-
Penjualan lagu digital kembali menurun untuk tahun ke-13 berturut-turut.
-
Lagu Die With a Smile milik Lady Gaga dan Bruno Mars menjadi lagu paling dominan di radio AS dengan total 3,054 miliar impresi pendengar.
-
The Life of a Showgirl debut di posisi nomor satu tangga lagu Billboard 200 edisi 18 Oktober 2025 dengan raihan rekor 4,002 juta unit dan telah bertahan selama 12 pekan tidak berturut-turut di puncak klasemen hingga edisi 10 Januari 2026.
Album The Life of a Showgirl menjadi album keempat Taylor Swift yang dinobatkan sebagai album nomor satu akhir tahun versi Luminate, menyusul The Tortured Poets Department (2024), 1989 (2014), dan Fearless (2009).
Pada 2009 dan 2014, pemeringkatan akhir tahun masih sepenuhnya didasarkan pada penjualan album murni sebelum sistem unit album ekuivalen mulai diterapkan pada 2015.
Rasinesia

